Ubuntu
Nautilus, software untuk mengotak-atik daerah terlarang
by adesena on Dec.29, 2011, under Ubuntu
Beberapa folder dan file di Linux memiliki akses yang terlarang untuk di buka, di hapus maupun di tulisi. Tapi jika terpaksa, misalnya anda harus membuat folder baru di daerah terlarang tadi, anda dapat menggunakan Nautilus.
Tidak perlu menginstall program ini, karena sudah termasuk bawaan linux. Pengoperasiannya juga standar, cuma disini anda dibebaskan untuk mengubah apapun, dengan resiko sendiri.
Untuk menjalankan program ini cukup memanggilnya dari terminal dengan perintah : sudo nautilus. Maksukkan password anda, dan langsung akan terbuka jendela untuk membuka folder. Anda bisa melihat bedanya folder root di gambar bawah ini yang dibuka oleh program biasa dan nautilus, berbeda bukan?
Selamat mencoba…
GMOUNT-ISO, membongkar isi file ISO
by adesena on Dec.29, 2011, under Ubuntu
Pernah ngakalin install software di windows? Misalnya kalo si program ingin selalu di install dari cdrom, maka kita ngakali dengan menginstall programnya. Lalu satu folder dibuat seolah-olah menjadi drive baru.
Nah di Linux juga terdapat program semacam itu. Namanya Gmount-iso. Program kecil ini cukup unik dan dapat dipakai untuk melihat apa isi dari file ISO. Seperti yang kita tahu bahwa file ISO adalah file yang dapat memadatkan isi dari CD atau DVD kedalam sebuah file saja. Jika kelak kita akan membuat CD baru, maka kita tinggal mengklik file tadi dan memburn nya memakai program Brasero.
Oke coba install dengan memakai Ubuntu Software Centre. Bahkan dengan modem sekalipun anda hanya membutuhkan waktu singkat untuk menginstall program ini, karena setelah di install pun besarnya hanya 180 kb saja.
Klik di Open sebelah atas, panggil file ISOnya. Klik lagi open sebelah bawah. Buatlah folder baru, misalnya anda membuat folder 1110 di folder Dokument. Klik di Apply dan jangan lupa masukkan password anda.
Klik di tombol mount, dan lihat di Home folder, maka anda akan menemukan drive baru yang bernama 1110. Gampang bukan?
Selamat mencoba
Inkscape, tools para design grafis
by adesena on Dec.29, 2011, under Ubuntu
Familiar dengan tampilan program diatas? Bukan itu bukan coreldraw, tapi si Inkscape di Linux. Untuk anda yang telah terbiasa memakai coreldraw, terutama memakai shortcut nya mungkin akan terasa canggung. Tapi itu bukan alasan, karena ketika anda berganti versi ke versi terbaru coreldraw juga anda akan merasa canggung bukan?
Yang saya suka dari program ini adalah dia bisa membuka kebanyakan file .cdr, sehingga saya bisa mengkoreksi file dari program coreldraw tadi di Linux saya.
Di pasaran sudah mulai banyak buku yang membahas tentang pengoperasian software ini. Di beberapa blog juga dibahas oleh para ahli gambar untuk menjalankan program ini.
Menurut saya program ini sudah hampir menyamai corel draw 12, karena sudah terdapat menu Filter yang dapat membuat efek pada gambar.
Selamat mencoba…
GIMP si program manipulasi gambar
by adesena on Dec.29, 2011, under Ubuntu
Hehe jangan berprasangka buruk dulu liat judul diatas. Kata-kata manipulasi adalah legal di dunia komputer, seluruh proses komputer adalah permainan manipulasi data.
Saya cukup malu kalau ini disebut dengan ulasan, karena memang ini cukup singkat untuk menceritakan sebuah program.
GIMP, suka atau tidak meniru dari Adobe Photoshop. Banyak program di Linux meniru program microsoft. Untuk orang-orang yang baru berpindah sistem operasi ke Linux, cukup membantu juga.
Jika anda sudah terbiasa untuk menjalankan photoshop maka anda tidak akan kesulitan menjalankan program ini. Ada menu toolbox yang berisi tools untuk menambahkan text, edit gambar dll. Di menu lain terdapat Layers, Channel dll.
Untuk anda yang gemar memainkan filter, anda akan menemukan filter yang sama yang ada di Photoshop.
Anda juga dapat mengkonversikan file gambar anda menjadi format yang berbeda dengan program ini.
Langsung saja menuju TKP, selamat mencoba.
DIA, Diagram Editor
by adesena on Dec.29, 2011, under Ubuntu
Pernah dan tak bisa lepas dari program Visio di Windows? Di Linux kita mendapat program yang hampir mirip, namanya DIA. Memang tidak sesempurna Visio, tapi cukup menjadi alternatif untuk menggambar diagram.
Pilihan untuk sheets nya juga cukup banyak. Anda dapat menggantinya di tengah menu program Dia ini. Sayangna file visio tidak bisa dibuka di program ini. Program ini memiliki extension program sendiri yaitu .dia
Program ini cukup kecil, setelah di install hanya membutuhkan space harddisk sebesar 500 kb saja.
Selamat mencoba






