Adesena

Makan Enak Ngak Harus Mahal

by on May.17, 2010, under Freebies

Makan Enak Nggak Harus Mahal

Sebagian orang begitu memprioritaskan wisata kuliner, jika mereka mengunjungi suatu daerah.Tak peduli betapa jauh dan macetnya daerah yang dituju, jika mereka mendengar bahwa makanan tersebut “ENAK”, mereka akan mendatangi daerah tersebut.

Setelah semua perjuangan tersebut ditambah dengan harga yang cukup mahal (menyesuaikan dengan ketenaran), ternyata makanan yang di idam-idamkan tersebut belum tentu terasa enak, karena rasa enak itu adalah “relatif” bagi lidah sebagian orang.

Orang sunda yang hidup di pedesaan punya cara sendiri untuk makan enak tapi tanpa mengeluarkan biaya yang mahal. Racikan menu sederhana dan mudah didapatkan, bisa mendongkrak selera makan. Menu nasi liwet, ikan asin, goreng jengkol, goreng tahu + tempe, sambal pedas, kerupuk, menjadikan makan bertambah nikmat.

Mungkin bagi ahli gizi, makanan ikan asin, jengkol, sambal dan kerupuk tidak dianggap sebagai makanan sehat, tapi makanan tersebut bisa menjadi pemicu selera makan. Khusus jengkol dan petai, dua jenis makanan yang nikmat dimakan tapi nggak enak di ujung :) karena menimbulkan bau tak sedap. Sebagian orang banyak yang menghindari, sebagian orang makan secara diam-diam, dan kebanyakan orang terang-terangan makan didepan umum. Bisa dilihat dari banyaknya restoran sunda dan padang yang menawarkan menu ini, dan selalu laris dibeli. Dengan trik khusus oleh pemasak berpengalaman, bau tak sedap ini bisa dihindari. Misalnya untuk jengkol, perendaman beberapa hari di air akan menghilangkan baunya. Untuk petai trik yang dipakai adalah dengan cara memakannya tanpa mengelupas kulit petai yang berwarna putih.

Berbicara masalah kesehatan, memang hampir 90% penyakit yang ditimbulkan adalah dari makanan. Memakan makanan secara berlebihan dapat menimbulkan penyakit. Penulis juga cukup kaget ketika mendapati seorang teman yang relatif masih muda memiliki penyakit asam urat cukup akut. Ketika ditanya ternyata beliau senang mengkonsumsi paru goreng (padahal di negara maju, semua jeroan dibikin makanan binatang peliharaan). Sejak itu penulis berhenti memakan jeroan, kecuali pada acara khusus, misalnya sambel goreng ati yang disajikan saat lebaran tiba, itupun dengan jumlah terbatas.

Anyway, pilihan terserah pada anda. Makan enak tapi tidak sehat, atau makan enak dengan sehat.

Data Foto :

Exposure time                 1/3 s
F-number                      4.5
Exposure program              Manual
ISO speed ratings             100
Date/time original            2010:05:11 11:25:53
Focal length                  22 mm


4 Comments for this entry

Leave a Reply


Looking for something?

Use the form below to search the site:

Still not finding what you're looking for? Drop a comment on a post or contact us so we can take care of it!

Blogroll

A few highly recommended websites...