Audio Tag Tools, Editor tag pada file MP3 anda
by adesena on Dec.24, 2011, under Ubuntu
Pernahkah anda mempunyai masalah sebagai berikut :
- Ketika anda memutar file mp3 pada telepon selular anda muncul tulisan-tulisan yang tidak anda kehendaki, misalnya nama website bajakan?
- Anda sulit sekali untuk mengurutkan lagu anda, meskipun anda telah mengubah nama file mp3 dengan diawali oleh angka?
- Anda ingin menghapus semua informasi tadi dari mp3 anda.
- Anda ingin mengubah informasi dengan informasi nama anda.
Coba install software ini dari ubuntu software centre anda, namanya Audio Tag Tools.
Di Sebelah atas anda akan melihat Working Directory, klik di tanda Browse dan arahkan ke directory tempat menyimpan file-file mp3 anda.
Setelah file mp3 anda terbaca pada layar sebelah kiri. Anda dapat mengakses Tab-Tab di sebelah kanan.
Tab pertama adalah Edit Tag. Anda dapat mengedit satu persatu file mp3 anda. Untuk menghapus cukup klik di Remove Tag. Untuk mengedit, ketik informasi Title, Artist, Album dll, kemudian klik di Save Changes. Anda harus mengisi kedua Tab yaitu ID3v1 dan ID3v2.
Tab kedua adalah untuk Mengedit Multiple file, ini berfungsi untuk menulis ke beberapa file sekaligus. Misalnya anda baru saja membuat mp3 dari sebuah CD musik. Anda ankan menuliskan informasi yang sama pada Artist, Album, Yeaar dan Genre. Masukkan informasi tadi pada kolom yang telah disediakan, jangan lupa untuk memilih Apply to All files, kemudian ketik Go.
Tab ketiga untuk mendelete Tag. Apakah semua Tag, atau ID3v1 saja, atau ID3V2 saja.
Tab keempat adalah untuk mengubah semua nama file dengan format yang anda kehendaki.
Dan Tab kelima adalah untuk membuat playlist.
Itulah beberapa fasilitas yang disediakan oleh software ini. Software yang besarnya hanya 1,5 MB ini dapat di download secara gratis.
Selamat Mencoba.
Minbar Prayer Times aplikasi jadwal dan pengingat waktu sholat
by adesena on Dec.13, 2011, under Ubuntu
Aplikasi ini mengingatkan saya pada aplikasi serupa di windows. Tetapi pada waktu itu terdapat perbedaan antara waktu di software dengan kenyataannya di Indonesia. Nah Minbar Prayer Times ini sangat cocok untuk digunakan di Indonesia. Waktu Adzannya hampir berbarengan dengan adzan di Masjid.
Memang untuk anda yang berada di sekitar masjid, waktu sholat tidak bermasalah. Tapi ketika anda datang ke luar negeri misalnya. Anda akan kebingungan untuk menyesuaikan waktu sholat dan arah kiblat.
Untuk menginstall program ini, cukup dengan membuka Ubuntu software Centre. Ketik pada bagian search : Minbar. Klik di Install dan masukkan password anda. Jangan lupa anda juga harus terkoneksi dengan internet.
Setelah program ini selesai di install, panggil dan jangan lupa untuk melakukan setting terlebih dahulu.
Di bagian Preferences sofware ini terdapat 3 buah Tab. Pada Bagian City Details anda diharuskan memasukkan nama kota (ini berguna untuk mengarahkan arah sholat). Dibagian Time Zone, pindahkan ke 7 untuk Indonesia. Di Bagian Advance, beri centang untuk membuat software ini minimize ketika di load. Dan di Bagian Athan anda bisa mengubah suaran Adzan dengan suara adzan mp3 yang anda punya.
Agar software ini terpanggil otomatis ketika komputer anda dinyalakan, klik di tanda, di ujung kanan atas layar anda (atau anda dapat mencarinya di system setting), klik di Start Up Application. Klik di add, isi nama nya dengan Minbar. Pada Command anda bisa mengisinya dengan /usr/bin/minbar atau Browse ke folder tadi. Kemudian klik di save.
GPARTED Software Management Harddisk dan Flashdisk
by adesena on Dec.13, 2011, under Ubuntu
Pada suatu hari (kayak dongeng aja aja ya
) Datang seorang rekan yang membawa notebooknya dengan keluhan terkena virus. Wah walaupun saya dah merasa bebas virus, tapi kalo masih hidup di lingkungan windows ya gini deh.
Cara pertama yaitu download antivirus. Saya coba download smadav. Ehm seperti yang saya duga, gak mempan, karena sudah masuk sangat dalam ke system. Oke lah cara cepat dengan memformatnya, dengan harapan si virus tak akan menyerang dari drive D ke drive C.
Yang jadi masalah justru flash disk saya. Saya coba untuk memformatnya, karena di dalamnya terdapat 4 file dengan extensi .ink dan satu folder bernama Recycle (kalo gak salah). Sama sekali tidak bisa dihapus ataupun di format menggunakan program Disk Utility bawaan linux.
Bingung tapi ketika mencari di Internet dan ternyata juga terpampang di Ubuntu Software Centre software Gparted.
Cara install yang lain yaitu anda memakai program terminal. Ketik: sudo apt-get install gparted.
Dengan mudahnya kita mendelete, membuat partisi dan memformat Flashdisk atau Harddisk.
Ternyata bukan itu saja, untuk membuat 2 partisi di dalam satu flashdisk dapat dilakukan dengan software ini. Unik banget.
Selamat mencoba.
The Beauty of Linux/ Ubuntu
by adesena on Dec.11, 2011, under Ubuntu
Awal mula bertemu dengan Linux.
Terlebih dahulu saya akan bercerita tentang perkenalan saya dengan Linux. Kira-kira setahun kebelakang saya bertemu dengan seorang teman yang sudah beralih dari OS Windows ke Linux. Kalo nggak salah dia pakai Linux Mint. Saya cukup kagum karena dimulai dari proses instalasinya, yang sangat mudah (Beda dengan Linux yang dulu, yang terlalu banyak memakai syntax dalam pengoperasiannya), Browsing di Linux terbukti lebih cepat daripada di Windows. Dan juga daya tahannnya dari Virus (Faktor terbesar karena virus windows gak bisa jalan di Linux), juga kalo ada virus di Linux ketika akan menginfeksi harus memasukkan password terlebih dahulu.
Kenapa saya beralih ke Linux? Terus terang saya sudah bosan dengan sistem windows yang sudah saya geluti belasan tahun ini. Urusan virus juga menjadi problem yang tidak berujung. Di Linux saya mendapati diri saya pada keadaan ketika saya semangat untuk mempelajari windows dahulu. Syntax di Linux sangat mudah dipelajari, walaupun awalnya susah, tapi ketika sudah lama menggunakannya maka akan sangat familiar.
Mulailah saya mencari source dari Linux, ada teman yang menawari saya mengcopy dari Harddisknya beberapa koleksi Linuxnya. Namun sayang karena tampilannya kurang bagus, proses instalasinya juga tidak indah dan waktu selesai di Install, beberapa device saya tidak jalan. Cukup menjengkelkan juga ketika sound card kita tidak terdeteksi dan kita kesulitan untuk mencari drivernya, dikarenakan saya masih sangat baru. Ketika saya saya coba instalasi modem juga saya cukup kesulitan.
Karena keinginan yang kuat untuk beralih sistem operasi, secara kebetulan saya masuk ke sebuah toko software. Waktu itu hanya ada 1 buah linux yang ia tawarkan yaitu Ubuntu 10.10. Mulailah saya mencoba menginstallnya. Karena saya masih memakai Windows 7, dan ternyata bisa di install bersamaan dengan Windows 7 (di ubuntu di instilahkan dengan Alongside). Jadi ketika komputer di boot, maka akan keluar pilihan apakah akan memakai Windows atau Ubuntu.
Proses boot berjalan mulus sekali, Windows 7 saya sama sekali tidak terganggu ketika partisi C saya dimasuki oleh Ubuntu. Ternyata sangat compatible dengan hardware yang saya gunakan. Sound card, VGA Card, termasuk function dari Keyboard di notebook saya berjalan sangat baik. Cuma waktu itu Modem Huawei saya tidak terdeteksi.
Cukup bingung pada awal mulanya, karena gak ada tempat bertanya. Ketika coba bertanya ke oom google ternyata banyak sekali blog yang menulis tentang linux ini. Hanya ada satu file yang di edit dan segera modem tersebut terdeteksi. (Di linux versi selanjutnya ini tidak terjadi, modem otomatis terdeteksi).
Dimana Saya Mendapatkan Linux
Dari berbagai macam jenis Linux yang saya install, saya terpincut dengan Ubuntu yang sangat mudah dipelajari. Saya berlangganan Majalah Info Linux. Setiap bulan akan ada Linux yang di sertakan di DVD 8 GB nya. Bersama dengan itu juga terdapat banyak distro linux (linux yang di custumize oleh seseorang bersama dengan aplikasi-aplikasi yang dia sering pakai, di linux cara ini legal lho, malah disediakan juga software untuk membuat installernya).
Cara yang kedua adalah dengan mengdownloadnya. Saya biasa mengdownload dari server local. Biasanya server kambing.ui.ac.id menyediakan banyak sekali jenis linux dan distronya. Server ini akan membuka bandwidthnya lebih besar setelah jam 6 sore. Sehingga saya sarankan untuk mendownload di malam hari. Untuk mencarinya cukup dengan ke google dengan keyword, misalnya : ubuntu 11.10 kambing ui download.
Aplikasi di Ubuntu
Di Ubuntu 10.10 saya menemukan hal yang berbeda sama sekali dengan di Windows. Di Windows saya memakai 1 buah desktop saya, sedangkan di Ubuntu saya memakai sampai dengan 4 Desktop. Satu Desktop dipakai untuk program yang online (Firefox, download dll). Satu Desktop dipakai untuk program online (Mengetik, edit gambar atau video) dan biasanya dektop berikutnya saya pakai untuk multimedia (menyetel musik, atau membakar CD).
Ke empat desktop tadi dapat dipindahkan dengan tombol Ctrl + Alt + Panah kiri dan kanan. Hal yang menarik jika anda coba menginstal Compiz dan CCSM nya. Tampilan dadu 3 Dimensi akan mengubah perubahan dari satu desktop ke desktop yang lain.
Di Ubuntu kita akan menemukan Ubuntu software Center. Saya ini tersedia lebih dari 36 Ribu aplikasi yang dapat anda download secara gratis. Aplikasinya juga gak main-main lho, beda sama android market yang masih muda, dan aplikasinya juga kebanyakan masih keliatan main-main.
Memang syarat utama untuk lebih nyaman dengan Ubuntu/ Linux ini adalah online ke Internet. Untuk install software di Ubuntu Software Center misalnya, anda wajib terkoneksi dengan internet. Untuk software yang kecil bisa download pakai modem. Tapi untuk software yang cukup besar, saya tidak ragu untuk membawa notebook atau CPU saya ke warnet.
Untuk instalasi Printer, sangatlah mudah. Printer saya menggunakan HP Laserjet 1005, cukup dengan menyalakannya, terdeteksi dan meminta koneksi dengan internet, jadilah langsung terkoneksi. Gak pake ribet untuk mencari driver ke situs-situs tertentu.
Segala proses instalasi wajib memasukkan user password (password ini anda masukkan pada waktu instalasi).
Jika di Windows saya kesulitan untuk menyalakan berbagai file multimedia, misalnya saya harus mendownload media player classic hanya untuk menyalakan file 3gp, dan mencari-cari player baru untuk menyalakan jenis file multimedia yang baru, di Linux sangatlah berbeda.
Untuk menyalakan file mp3 misalnya, ketika linux mendeteksinya, lalu dia akan mencari plug in atau codex ke internet dan langsung menginstallnya. Segala jenis codex akan dia download dan bisa dipakai oleh setiap aplikasi multimedia.
Aplikasi di Linux dan persamaannya dengan Windows :
- Saat ini saya memakai Libre Office 3 (Yang otomatis ikut terinstall dengan Installer Ubuntu). Kompatibelitas dengan Office 2010 cukup memuaskan. File Microsoft word misalnya, di Libre office memakai extension .odt, tetapi dia dapat membuka dan memsave ke .docx sekalipun.
- Untuk program corel draw di Linux dapat memakai program Inkscape, tampilan hampir sama persis, tapi anda mungkin akan harus adaptasi memakai short cut nya, besarnya file untuk di download 26 MB.
- Program jadwal sholat dapat memakai program Minbar, Program ini dipakai secara offline tapi ke akuratannya luar biasa dengan jadwal sholat di Indonesia. Besarnya file untuk di download 1,5 MB.
- Untuk edit foto yang biasanya memakai program Photoshop dapat memakai program GIMP. Jika anda cukup familier dengan Photoshop anda tidak akan kesulitan memakai program ini. Besarnya file untuk di download 8 MB.
- Untuk edit file audio, ada Audacity. Jika anda biasa memakai program Audio Grabber, dengan memcoba-coba program audacity ini anda akan segera menguasainya. Besarnya file untuk di download 15 MB.
- Jika anda biasa bekerja dengan file RAR, ada program yang sama perkasanya dengan WINRAR, yaitu UNRAR. Besarnya file untuk di download 100 kB saja.
- Untuk Edit video ada Pitivi Video editor yang besarnya 3,7 MB dan Kino yang besarnya 9 MB.
- Gparted : Sofware untuk editor partisi
- Adobe flash plugin : flash player yang masuk ke mozilla firefox untuk memainkan animasi.
- Tag Tools : Untuk mengedit informasi yang ada dalam file mp3
- Xine : Software DVD player
Ada beberapa program yang cukup unik di Ubuntu dan biasa saya pakai :
- Wine : program yang dapat memjalankan program-program Windows di Linux. Microsoft Office 2007 saja dapat di Install di Linux. Ini cukup membikin bingung teman-teman saya, karena menyangka saya memakai Windows dengan Skin Linux. Program Kamus di Windows juga berjalan sangat baik di Wine. Bahkan program-program yang berektensi .exe yang biasa di compile dengan Delphi berjalan juga di Linux. Besarnya file untuk di download 95 MB.
- Virtual Box : Program ini sama dengan virtual box di Windows. Dengan Virtual Box, kita dapat menginstalasi sistem operasi lain di dalam Ubuntu kita. Semua versi Windows, Android bahkan Linux lain dapat di cicipi disini. Ada rekan bertanya kenapa tidak pakai Windows saya bung dan di Install dengan Virtual box agar dapat menginstall Ubuntu. Alasan pertama adalah sangat berat menginstall virtual box di Windows, dan yang kedua bila windowsnya kena virus, semuanya bisa bubar kan? Besarnya file untuk di download 84,5 MB.
- Stellarium : Program untuk simulasi bintang-bintang di langit. Dengan program ini timbul keinginan saya untuk belajar astronomi. Program ini dapat di set ke kota kita. Bahkan kota tempat saya tinggal di Ciamis ada databasenya di program ini. Saya pernah iseng membandingkan posisi bintang yang ada di program ini dengan kenyataannya di lapangan. Menurut saya yang awam di bidang astronomi, program ini cukup bagus. Seumur-umur saya baru tahu bahwa bintang yang di atas itu adalah sebuah planet yang dinamakan jupiter !
Besarnya file untuk di download 46,2 MB. - Samba : Adalah fasilitas file sharing di linux
Aplikasi-aplikasi ini akan saya bahas pada blog saya ini. Jika anda baru mengenal program Linux, maka mudah-mudahan tulisan saya ini menjadi virus yang akan membuat anda penasaran untuk mencoba sistem operasi ini. Enjoy the ride with Ubuntu.
(Anak saya mengomentari judul tulisan saya di atas : Katanya seperti judul lagu orang korea. Judulnya bahasa inggris tapi dalemnya bahasa Indonesia semua
)
Jembatan Cirahong
by adesena on Feb.19, 2011, under Freebies
Jembatan gendong, atau jembatan paralel pertama dan satu-satunya di Indonesia. Dibuat oleh arsitek belanda, pada tahun 1893. Konon katanya bahan bakunya pun di Import. Ciri khas jembatan ini adalah rel kereta api berada disebelah atas dan jalan raya dibawahnya yang memakai papan. Pemakaian papan ini konon katanya untuk meredam getaran jika kereta dan mobil melintas secara bersamaan diatasnya. Konon juga jembatan ini merupakan case studi yang dibahas dalam buku teknik sipil.
Jembatan ini terletak di tengah kota Ciamis. Jika dari arah bandung, 500 meter dari batas masuk kota ciamis anda akan menemukan pom bensin yang berada di sebelah kanan jalan. Ikuti jalan tersebut dan sampailah di lokasi jembatan ini.
Jembatan ini pula sebagai batas wilayah antara Kabupaten Ciamis dengan Kabupaten Tasikmalaya.
Pemandangan indah dapat terlihat dari atas jembatan ini
Ini adalah rel diatas jembatan cirahong
Kendaraan harus menunggu jika ada mobil yang melintas dari arah berlawanan. Dua orang penjaga juga siap 24 jam untuk mengatur lalu lintas.
Restoran yang didirikan di dekat lokasi jembatan, menjadi daya tarik wisatawan
Rangkaian kereta api yang kebetulan melintas menjadi daya tarik tersendiri
Tanggal pengambilan gambar : 2010:12:15 12:07:26
Demi menjaga bandwidth tapi tidak mengurangi keindahan foto yang penulis ambil, penulis telah menyesuaikan resolusi gambar sesuai dengan permintaan juragan hosting






